Arsip

Posts Tagged ‘pati’

Pati Bengkuang untuk Produk Kecantikan

12 Maret 2011 1 komentar

Bengkuang, salah satu komo ditas pertanian yang ter masuk suku polong-po – longan, ternyata tak hanya enak untuk rujak, koktail, maupun diolah sebagai makanan khas Palembang, namun juga bisa diekstrak patinya menjadi bahan masker untuk menyegarkan wajah dan memutihkan kulit. Pati paling umunya diambil dari bahan baku ketela atau singkong dengan nama tapioka.

Lihat saja di televisi, begitu banyak produk kecantikan perampuan yang dengan terus terang menyebutkan bahwa produknya mengandung bengkuang.

Bengkuang yang ciri-cirinya adalah umbi akar tunggal, kulit luar krem atau cokelat, warna daging putih, daun majemuk, bunganya berkelopak cokelat, dan mahkota bunga ungu biru atau putih ini, meskipun memiliki prospek cerah untuk dikembangkan, terdapat beberapa masalah terkait dengan kadar airnya yang cukup tinggi.

“Daya simpan bengkuang segar sangatlah pendek, hanya sekitar 3 – 4 hari. Kadar air bengkuang itu hingga 90 persen,” kata Mukhammad Angwar, peneliti pada Unit Penelitian Terpadu (UPT) Balai Pengembangan Proses dan Teknologi Kimia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Daerah Istimewa Yogyakarta.

Daya simpan yang pendek itu, lanjut Angwar, menyebabkan para petani tradisional tidak mampu mengoptimalkan manfaat bengkuang. Menurut Angwar, permasalahan bawaan bengkuang ini yang mengilhaminya untuk melakukan penelitian. Baca selengkapnya…

Saatnya Beralih Ke Tepung Singkong?

ketela

Profil di Majalah Peluang : Nomor: 08/Oktober 2010)

Cassfer diyakini dapat menggantikan gandum sebagai bahan baku terigu. Harganya lebih murah 40%-60% dibandingkan terigu. Di Trenggalek, sudah ada pengusaha yang memproduksi casfer. Bagaimanan reaksi pasar?

KUALITAS DAN GIZI DARI cassava fermentasi (casfer), yaitu tepung yang berbahan baku singkong dengan difermentasikan tidak kalah dari terigu yang berasal dari gandum. Inilah salah satu upaya dalam menganekaragaman produk lanjut dari singkong selain sebagai bahan tapioka .Proses produksi fermentasi membuat casfer tidak lagi beraroma singkong dan memiliki kekentalan serta elastisitas adonan yang tinggi.Casfer sangat co­cok untuk menggantikan posisi terigu dalam pembuatan mie instan dan aneka makanan lain.

Prinsip dasar pembuatan tepung casfer adalah memodifikasi sel ubi kayu secara fermentasi. Mikroba yang tumbuh akan menghasilkan enzim pektinolitik dan selulolitik yang dapat menghancurkan dinding sel ubi kayu sedemikian rupa sehingga terjadi libe­rasi granula pati. Baca selengkapnya…

Tepung Mocaf Akan Gantikan Terigu

Berita di Harian Bisnis Indonesia,18 Agustus 2009

singkong

Singkong yang awalnya banyak diremehkan kini dilirik banyak kalangan, setelah doktor pangan dari Universitas Jember Achmad Subagio memperkenalkan teknologi modified cassava flour (mocaf), beberapa tahun terakhir ini. Makanan orang desa yang punya nama cassava itu mulai menjadi pilihan untuk bahan aneka kue dan alternatif pengganti terigu impor. Satu lagi hasil olahan singkong selain tapioka sebagai artelnatif dalam meningkatkan nilai singkong.

Berbeda dengan tepung tapioka yang lebih sederhana pembuatannya, produksi tepung mocaf menggunakan fermentasi, sehingga aroma apek atau bau singkong nyaris tak ada lagi.

Tepung mocaf memiliki kekentalan dan elastisitas adonan yang tinggi, sehingga bisa dijadikan bahan aneka panganan, kue brownis, hingga campuran pada produk mi. Kandungan karbohidratnya pun lebih tinggi. Baca selengkapnya…

Kategori:MOCAF Tag:, , ,

Ir Achmad Subagio: Penemu Mocaf yang Masuk Buku Tokoh Dunia

Ir. Achmad SubagioBUKU bersampul hitam polos itu sangat tebal. Jumlah halaman buku berjudul Who’s Who in the World 2010 itu mencapai 3.197 halaman, ditambah belasan halaman pengantar. Di halaman 2625, nama Achmad Subagio tercetak di dekat pojok kiri bawah halaman.

Di belakang nama yang tercetak tebal itu, ditulis beberapa biodata nama dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember (Unej) itu. Bagio – demikian Achmad Subagio biasa disapa- masuk dalam buku itu bersama 63 ribu orang lainnya dari berbagai belahan dunia, dengan beragam latar belakang dan profesi. Baca selengkapnya…